//2018 Pemerintah Sediakan Sarana Pemagangan Untuk 400.000 Angkatan Kerja

2018 Pemerintah Sediakan Sarana Pemagangan Untuk 400.000 Angkatan Kerja

Jakarta (IRI) – Menteri Tenaga Kerja, Hanif Dhakiri mengungkapkan pemerintah tengah menggenjot peningkatan vokasi berorientasi vokasional training.  Hal ini dikatakan bisa memberikan kesempatan untuk masuk ke pasar kerja.

Pemerintah sendiri terus melakukan peningkatan kemampuan tenaga kerja di Tanah Air. Lantaran perlu terobosan struktur tenaga kerja yang saat ini didominasi tingkat pendidikan SD hingga SMA.

Problem miss match dan masih kurangnya kemampuan angkatan kerja, ini hanya bisa dijembatani melalui vokasional training. “Vokasi menjadi penting agar input pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) bisa digenjot,” kata Hanif, Selasa seperti dilansir Kontan (31/10).

Namun demikian pengembangan vokasi bukan tak menemui tantangan. Akses dan mutu vokasi yang masih masih terbatas menjadi dua hal tantangan besar. Ia bilang semestinya Balai Latihan Keterampilan (BLK) sudah disediakan di penjuru Tanah Air.

Kalau pun ada BLK di suatu tempat, Menurut Hanif masih terjadi kendala mutu yang tak sesuai kebutuhan dunia kerja.

Karenanya ia juga meminta pelaku dunia usaha untuk membantu peningkatan vokasi ini. Bersama pelaku usaha pemerintah akan disediakan sarana pemagangan untuk 400.000 angkatan kerja dengan 8.000 instruktur di tahun depan.

Tapi tak hanya cukup di situ, ia juga meminta pengusaha untuk memberikan pilihan dalam perekrutan tenaga kerja. Ia meminta sertifikasi vokasional menjadi salah satu pilihan kriteria calon pekerja.

“Saya minta kalangan industri jangan melulu menerima dari pendidikan formal. Minimal harus ada opsinya, begitu buka lowongan maka kasihlah opsi bagi kriteria pekerja penerima vokasi,” tukasnya.